Sudah menjadi kebiasaan, bila akhir bulan rajab tiba, seluruh umat islam beramai-ramai menyambutnya. Karena, pada tanggal itu, merupakan hari bersejarah Isra’ Mi’raj nabi Muhammad Saw.
Tak mau ketinggalan, Pondok Pesantren Al Jauhar (PPAJ) yang beralamatkan di dusun Tlepok desa Semin kecamatan Semin kabupaten Gunungkidul juga turut memperingati hari bersejarah itu.
Namun, jika kebanyakan umat islam merayakannya pada rabu (5/6) malam, di PPAJ, hari bersejarah dimulainya perintah salat itu dilaksanakan pada kamis (6/6) malam karena dibarengkan dengan kegiatan rutinan malam jum’at, yaitu diba’iyyah.
Juga, kebetulan peringatan Isra’ Mi’raj malam itu dibarengi dengan acara “Tasyakur Asrama Baru” PPAJ.
Sebenarnya, secara simbolik, asrama baru itu sudah mulai ditempati sejak sekitar sebulan yang lalu, namun untuk peresmiannya baru diadakan kamis (6/6) malam lalu.
Acara malam itu dimulai pukul 20.00 WIB. Jika biasanya, setiap kegiatan di PPAJ bertempat di pendapa pesantren, namun tidak dengan malam itu. Berhubung selain acara Isra’ Mi’raj, juga ada acara “Tasyakur Asrama Baru”, maka kegiatan malam itu pun juga di selenggarakan di asrama yang baru itu.
Kagiatan malam itu sengaja di setting sederhana. Pasalnya, di PPAJ sudah sering mengadakan acara-acara, baik yang bersifat umum, maupun agama.
Acara malam itu, diisi dengan pembacaan kitab Mulid Ad Diba’i dan ceramah agama oleh salah satu pengurus PPAJ. Ceramah agama malam itu berjudul: “Syi’ar & Sya’ir dalam Rangka Peringatan Isra’ Mi’raj dan Tasyakur Asrama Baru”. Karena menggunakan metode syi’ar dan sya’ir, (nada dan dakwah), maka, tak heran jika ceramah malam itu juga diselingi dengan lagu-laguan dengan alasan agar para audien tidak jenuh.
Selepas acara seremonial selesai pukul 21.40 WIB, peringatan Isra’ Mi’raj yang baru pertama dilaksanakan itu, dilanjutkan dengan acara ramah tamah. Namun, tidak dengan lumrahnya acara ramah tamah yang menggunakan piring. Di PPAJ, menggunankan acara ramah tamah ala pesantren. Yaitu menggunakan nampan (lengser). Dan satu nampannya diisi oleh 4-5 lima orang.
Pernah Dimuat di Harian Pagi Tribun Jogja (sekitar tanggal, maaf agak lupa) 11 Juni 2013

Komentar
Posting Komentar