Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2014

Pemain Timnas kok Orang Asing

Saya memang bukan pemain bola, tapi apa yang akan saya sampaikan ini berkaitan dengan bola. Saya bukan sok tahu, tapi semoga apa yang saya sampaikan lewat tulisan ini bisa sedikiti memberi pencerahan bagi kita semua. Khususnya bagi dunia per-sepakbola-an negeri ini. Saya tak akan membicarakan masalah bola dan lapagan. Karena memang saya tak faham masalah bola. Saya hanya ingin mengkritisi masalah naturalisasi dalam tubuh tim bola milik pemerintah, semisal Timnas. Setahu saya, kalau yang namanya tim sepakbola Indonesia, maka pemainnya harus asli orang Indonesia. Bukan oranng asing. Lebih tepatnya, orang asing yang tinggal di Indonesia. Pemain timnas, harus lahir dari “rahim” orang Indonesia. Harus berakte kelahiran Indonesia. Harus pernah menghirup udara Indonesia sejak ia lahir. Bukan orang asing yang ke Indonesia ketika ia dewasa. Itu bukan orang Indonesia. Tapi orang yang tiba-tiba berada di Indonesia. Mereka tak penah dididik ala Indonesia. Memang tubuh mereka bagus. Gay...

Kecerdasan Imam Syafi’i

Di zaman Imam Syafi’I, ada perbedaan pendapat antara ulama yang berfaham Sunni dan Mu’tazilah. Ini bukan perbedaan biasa. Perbedaan yang terjadi ini bahkan sampai menimbulkan perpecahan umat Islam yang berujung pada tindakan pembunuhan di kala itu. Kedua kubu ini berbeda pandangan terhadap status al-Qur’an. Ulama Sunni meyakini bahwa al-Qur’an itu qodim (sesuatu yang sudah ada sejak adanya Allah Swt, karena memang al-Qur’an adalah kalam Allah). Sedang ulama Mu’tazilah tidak. Mereka beranggapan bahwa al-Qur’an itu hadist (baru). Untuk menyebarkan keyakinannya tentang al-Qur’an ini, ulama Mu’tazilah bekerja sama dengan pemerintah saat itu. Mereka menangkap semua ulama Sunni yang tak mau meyakini bahwa al-Qur’an itu haidst. Setelah ditangkap, ada yang kemudian dipenjara, dan ada pula yang langsung dibunuh. Hingga pada puncaknya, semua ulama Sunni dipanggil untuk mengahadap raja/penguasa saat itu. Mereka ditanya satu persatu bagaimana pandangan mereka terhadap al-Qur’an. Merek...

Nggak Hanya Es Saja yang Campur, Tulisan Juga

Bismillahirrahmanirrahim... Di awal bulan agustus ini, saya mempunyai komitmen untuk bisa menulis setiap hari. Minimal satu tulisan sehari. Panjangnya relatif. Kalau pas ada waktu atau pas pikiran fresh, bisa dua sampai tiga halaman. Tapi, kalau lagi galau, ya mungkin hanya satu halaman, atau malah juga bisa setengah halaman. Semoga Allah merestui. Bagi saya, menulis adalah sesuatu yang

Tentang Blog Ini

Hanya sebuah kumpulan tulisan biasa. Bisa dianggap penting. Bisa juga tidak. Terserah yang menilai. Kalau para pembaca ingin “Copy Paste” atau biasa di sebut “Copas”, silahkan saja. Dengan catatan, “Tetap memperhatikan etika Copas”.

Pelajaran Sejarah

Seorang guru perempuan sedang mengajar pelajaran sejarah di sebuah Sekolah Dasar. Di tengah-tengah mengajar, guru itu bertanya kepada Udin, salah seorang muridnya yang terkenal nakal dan sangat bodoh. “Udin, kita sedang belajar pelajaran apa?,” tanya Bu guru tegas. “Apa Bu ya,

Mengkaji Al-Misbah, Santri BQ Menggunakan Proyektor

Selain belajar menggunakan presentasi makalah, perkuliahan di Pondok Pesantren Bayt al-Quran (PPBQ)   Pondok Cabe, Tangerang Selatan, Banten angkatan 10, juga menggunakan metode presentasi langsung via proyektor/infocus. Yang menggunakan metode ini adalah pelajaran “Kajian Tafsir Al-Misbah”. Pelajaran ini diadakan rutin pada setiap ahad dan rabu malam. Ahad (30/11) kemarin,