“Bukan kesitu, Mas, tujuannya. Di kota, memang riilnya seperti itu.” -Sang Pembangun Peradaban- Ada yang saya fikirkan ini mungkin agak berbeda dengan apa yang difikrkan oleh orang kebanyakan. Meskipun begitu, juga tak menutup kemungkinan ada yang berfikir sama seperti saya, namun tak banyak. Perihal apa? Yups, perihal menjual ayat-ayat Tuhan. Di kota.
Sering Serius, Kadang Tidak