Malam ini, setahun yang lalu, saya memberikan ceramah agama kepada teman-teman
dan adik-adik saya di Pondok Pesantren Al-Juhar (PPAJ) Tlepok Semin Semin Gunungkidul
Yogyakarta, sebuah pesantren yang merupakan cabang dari Pondok Pesantren Sunan
Padanaran (PPSPA) Sleman Yogyakarta.
Saat itu santrinya masih sekitar 250 orang.
Saat ini-dengar-dengar-sudah
berjumlah dua kali lipatnnya. Sudah sekitar 500 santri yang belajar di sana.
Malam ini, saya tidak lagi berada di Jogja. Saya sedang berada di Tangerang
Selatan. Tepatnya di Pondok Cabe. Keberadaan saya di sini untuk menuntut ilmu
di Pondok Pesantren Bayt Al-Qur’an, Pusat Studi Al-Qur’an (PSQ). PSQ adalah
sebuah lembaga kajian al-Qur’an yang diketuai oleh Prof. Dr. M. Quraish Shihab.
***
Manusia memang tak akan tahu apa
yang akan terjadi pada dirinya di masa yang akan datang. Saat itu, saya juga tak
membayangkan saya akan berada di tempat saya yang sekarang ini. Semua Allahlah yang
menngaturnya. Manusia hanya menjalaninya.
Dari sini saya mendapatkan sebuah pelajaran berharga. Bahwa, pertama, apa
yang terjadi di atas muka bumi ini, tak ada yang kebetulan. Semua terjadi atas
kehendak Allah, Tuhan semesta alam.
Semua. Sekali lagi semua. Tanpa terkecuali.
Kedua, sehebat-hebatnya manusia dalam merencanakan sesuatu, pada akhirnya
Allahlah yang menentukan hasil akhirnya. Manusia tak punya kekuatan dan daya
apa-apa. Manusia itu lemah.
Lha, kalau ini kita pahami lebih lanjut lagi, maka akan memunculkan sebuah
kesimpulan: untuk apa kita sombong? Untuk apa? Toh semua yang kuat di dunia ini,
masih ada lagi dzat yang melebihinya. A lebih hebat dari B. B lebih hebat dari C.
C lebih dari D. Dan seterusnya. Tapi semua itu meskipun sampai Z, masih akan
ada lagi yang bisa melebihinya, yaitu Allah Swt.
Allah adalah tuhan yang tak butuh sesuatu. Dia berbeda dengan makhluk. Karena
memang inilah sifat Tuhan: berbeda dengan makhluk-Nya. Malah, makhluk-Nyalah
yag butuh kepada-Nya.
Walhasil, melalui momen tahuh baru hijriyah ini, saya bisa mengambil
satu kesimpulan bahwa sudah saatnya kita sebagai umat islam berhijrah. Dari kegelapan
menuju terang benderang. Dari kebodohan kenuu kepintaran. Dari yang jelek kepada
yang bagus. Dan seterusnya dan selanjutnya.
Tangerang Selatan, 24 Oktober 2014.
Jum’at, 21.02 WIB.
Selamat Tahun Baru Hijriyah 1436 H.
Komentar
Posting Komentar