Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2014

Menulis, Kebahagiaan, dan Musyawarah

Beberapa hari yang laau saya membuat kesepakatan dengan seorang teman untuk menulis buku bersama. Kesepakatan telah disepakati dan sisetujui. Termasuk deadline dan pembagian tugasnnya. Dia juga telah membuat kisi-kisinya. Juga telah dibagi mana bagianku dan mana bagiannya. Saya meminta bagian tulisan yang hanya berkaitan dengan agama. Denngan kata lain, yanng berkaitan dengan dalil-dalil dan nonfiksi. Bukan yag bersifat

Mengapa Harus PETA?

Saya punya ide, suatu saat kalau saya diminta atau ingin menamai sebuah majalah dinding (mading), akan saya namai PETA. Apa itu PETA? Mengapa namanya PETA? Pasti pertanyaan-pertanyaan itu yang berkecamuk di kepala para pembaca sekalian. PETA adalah singkatan dari kata “Pena” dan “Tinta”. Tau sendiri kan manfaat dari dua benda itu?. Pena adalah suatu alat yang digunakan untuk

Kabinet Jokowi dan Tulisan “Mbulet” Saya

Akhirnya kabinet Jokowi sudah jadi. Kabinet yang ditunggu-tunggu oleh seluruh warga negeri ini. Semoga kabinet yang tebrntuk ini benar-banr menjadi kabinet yang bersih. Yang serius dalam memperjuangkan hak-hak dan kepentingan rakyat. Bukan kabinet yang hanya mementingkan kepentingan diri sendiri, partai, dan kelompoknya. Dengan nama kabinet kerja, saya yakin pak Jokowi

Indonesia, Islam, dan Pesantren

Indonesia adalah salah satu negara dengan po pulasi Muslim terbesar di dunia. Meski demikian, Indo ne sia bukanlah negara Islam. Islam bisa membumi di bumi pertiwi ini, salah satunya adalah karena peran pesantren. Pesantren punya andil besar dalam hal ini. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, pesantren diartikan sebagai asrama tempat santri atau tempat murid-murid mengaji. Dalam praktiknya,