Intropeksi diri sangatlah penting untuk dilakukan. Saya sendiri baru-baru ini merasakan sendiri. Setelah saya melakukan pengoreksian dalam diri saya, saya mempunyai satu pertanyakan untuk diri saya sendiri, “mau kemana aku besok (cita-cita)?” kalau pertanyaan ini bisa saya jawab dengan seingkat, “saya ingin jadi pelajar yang bisa keliling dunia”, itu kata hati saya. Lantas muncul lagi pertanyaan kedua yang masih ada kaitanyya dengan yang awal, “apa bekal yang akan saya bawa untuk masa depan saya”. Ya…. yang ini sepertinya membutuhkan satu pemikiran khusus bagi saya. Saya pikir satu demi satu apa bakat saya, ini agak bisa, itu agak lumayan gambang bagi saya, la yang itu sepertinya mudah juga, “yang mana ya… yang akan saya andalkan demi untuk meraih cita-cita saya itu??”. Karena saya hidup di dunia pesantren, jadi saya bisa memilih ilmu apapun ingin saya pelajari. Bahasa inggris, bahasa arab, musik, komputer, al qur’an, kitab, pidato, dan menulis semuanya pernah saya pelaja...