Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2018

Makalah Mengenal Kitab Tafsir

Nazhm al-Durar al-Biqa'i KATA PENGANTAR Kepala sama berambut, kecerdasan beda. Mungkin kata itu yang tepat untuk menggambarkan bahwa isi kepala setiap orang pasti berbeda, meski antar satu dengan yang lainnya memiliki ilmu yang sama atau belajar di tempat yang sama. Hal itu juga berlaku dalam dunia penafsiran. Dan karena juga didukung oleh kecenderungan yang berbeda pula, akhirnya, perbedaan dalam penafsiran adalah hal yang wajar. Dalam makalah ini, dibahas tentang bagaimana tafsir Nazhm al-Durar karya al-Biqa’i. Semoga bisa memberikan gambara—meski sangat singkat dan terbatas—kepada para pembaca. Semoga. Jakarta, 21 Desember 2017    Penulis PEMBAHASAN Biografi Penulis Nama lengkap al-Biqa’i adalah Ibrahim bin Umar bin Hasan al-Ribath bin Ali bin Abi Bakar Abu Hasan Burhanuddin al-Biqa’I asy-Syafi’i. [1] Adil Nuwaihid menyebut nama lengkap al-Biqa’i hanya dengan Ibrahim bin Umar. [2] Lahir pada tahun 809 H. di desa al-Biqa’i, Syiria. Kemudian ia tinggal dan menetap di Damask...

Makalah Tafsir Tahlili 6-10

Surat Al-Nisa' 150-152 KATA PENGANTAR Al-Qur’an adalah kalam ilahi yang penuh dengan makna. Tidak saja umat muslim, siapapun yang memahami al-Qur’an, akan mendapatkan pencerahan yang sangat mencerahkan. Bahkan akan berbeda antar satu orang dengan orang yang lain. Dalam pola menafsirkan al-Qur’an ada sebagian ulama yang membaginya menjadi empat macam, tahlili, maudhu’i, ijtima’i, dan muqaran. Masing-masing jenis penafsiran itu memiliki kelebihan dan kekurangan. Dalam makalah ini, penulis mencoba membahas tafsir dari surat al-Nisa’, ayat 150-152. Penulis mencoba mengkolaborasikan pendapat beberapa ulama tafsir melalui karaya-karyanya. Selamat membaca! Jakarta Selatan, 05 Oktober 2017           Penulis PEMBAHASAN Ayat إِنَّ الَّذِينَ يَكْفُرُونَ بِاللَّهِ وَرُسُلِهِ وَيُرِيدُونَ أَنْ يُفَرِّقُوا بَيْنَ اللَّهِ وَرُسُلِهِ وَيَقُولُونَ نُؤْمِنُ بِبَعْضٍ وَنَكْفُرُ بِبَعْضٍ وَيُرِيدُونَ أَنْ يَتَّخِذُوا بَيْنَ ذَلِكَ سَبِيلًا 150 أُولَئِكَ هُمُ الْكَاف...