Hari ini sebenarnya aku bingung apa yang akan aku tuliskan di diaryku ini. Tapi sebagaimana komitmenku kemarin, minimal aku harus nulis walau qolilan. Setelah aku pikir-pikir, akhirnya aku menemukan topik apa yang dapat aku gunakan sebagai bahan tulisanku kali ini. Ini dia tulisaku:
Hari sabtu kemarin, ustad yang mengajar di kelas diniyyahku adalah DR. KH. Abdul Kholiq Syafa’at, beliau berkata bahwa segala sesuatu itu memang berawal dari mimpi. Beliau bercerita tentang akan didirikannya ma’had aly di pesantren darussalam ini. Beliau menambahkan, memang ini masih sebuah mimpi. Karena, tambah beliau, “segala sesuatu itu memang harus berawal dari mimpi. Namun, jangan lama-lama kalau bermimpi......” disambut tawa oleh seluruh siswa kelas 2 B Ulya.
Sedang tadi pagi kedua temanku baru saja datang, Faiz dan Shahab. Mulanya, faiz datang. Dengan ucapan salam ia masuk kantor MKD, “Assalamu’alaikum....”, ucapnya yang kemudian dijawab oleh kang ulin yang sedang otak atik komputer.
Kedua, shahab datang, temanku yang berasal dari kota Madiun. Sambil kita berkumpul dengan ditemani jajanan madiun (namanya BREM), kita ngobrol ngalor ngidul. Dalam perbincangan nyantai kami, faiz menceritakan tentang agenda kerja PANDAWA, salah satu cabang MKD (Media Kepenulisan Darussalam) yang mengurusi masalah perfilman.
Intinya, ia bercerita tentang program apa yang akan membawa pandawa lebih baik.
Aku sependapat dengan apa yang dikatakan oleh kyaiku tadi, hidup memang harus berawal dari mimpi. Dengan mimpi, kita akan tambah semangat dalam meniti kehidupan ini. Dengan mimpi, berarti kita telah merencanakan apa yang akan kita kerjakan di kemudian hari.
Ya, benar kita harus bermimpi dulu. Sebagai seorang yang menginginkan kesuksesan, aku juga juga mempunyai mimpi. Mimpiku adalah menikmati indahnya pendidikan di negeri mesir, negeri nabi yusuf. Mudah-mudahan Allah SWT mengabulkan apa yang menjadi impianku ini. Amin. Allahumma yassir lana umurona umuroddunya wal akhiroh...
Sebuah tulisan untuk menyemangatkan diri. Bahwa semua itu berawal dari mimpi. Oleh karena itu, mari kita bermimpi sebanyak-banyaknya. Dengan mimpi, kita akan lebih semangat. Dengan mimpi, langkah kaki kita akan lebih terang dan jelas. (09/01/11)
Komentar
Posting Komentar