Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2011

PERAN SANTRI DI ERA GLOBALISASI

Ustad Jefri Al Bukhori, Sang Muballigh Handal Assalamu’alaikum wa Rohmatullahi wa Barokatuh Semakin pesatnya perkembangan zaman, yang ditandai dengan berkembangnya imu pengetahuan dan semakin hebatnya kecanggihan tekhnologi, ternyata membuat kemerosotan moral bangsa menjadi satu wacana sosial yang semakin lama kian mengingkat. Dimana banyak orang yang dengan mudahnya telah meninggalkan perintah agama, pembunuhan terjadi dimana-mana, korupsi kolusi nepotisme merajalela, bahkan ada sorang ayah yang tega merenggut kehormatan anak kandungnya, Na’udzubillahi min dzalik. Dimana akhlaq mereka, bagaimana pedidikan moral mereka, apakah tak ada orang yang menyuruh mereka untuk selalu taat kepada ajran agama? Padahal Allah telah mengingatkan kita dengan firmannya dalam Al Qur’an surat Ali Imron ayat 104 : ........................................ ........................................... ...................................................... ....................................

Sudahkah........??

Sudahkah dan Sudahkah?? Kebahagiaan & kesenangan adalah suatu hal yang sangat didamba-dambakan seseorang, siapapun itu. Namun dalam mencapainya perlu suatu pengorbanan. Soseorang yang hanya berpangku tangan dan bertopang dagu saja tak mungkin bisa mendapatkannya.. Bukankah  Allah SWT telah berfirman dalam surat ali imron, pada awal juz  4 : “Lantanalul Birro Hatta Tunfiquu Mimma Tuhibbun” (engkau tak akan memperoleh kebaikan sehingga engkau mau menginfaqkan sesuatu yang engkau cintai) Kisah nabi ibrohim kami yakin sudah bisa menjadi suri tauladan bagi kita bersama, dimana beliau (nabi ibrohim) rela mengorbankan anaknya, nabi isma’il untuk di sembelih setelah yakin bahwa perintah untuk menyembelih itu benar-benar dari Allah SWT. Lalu bagaiman dengan kita?? Sudahkah kita bekorban untuk suatu kesuksesan yang sangat kita inginkan??  Entah itu kesuksesan dunia ataupun kesuksesan akhirat. Walhasil, keberhasialan butuh pengorbanan prenn.......

Tahun Baru

 Tahun Baru biasanya dirayakan oleh orang seluruh dunia Berdasarkan penangggalan masehi, hari ini kita sudah memasuki tahun 2011. Hampir seluruh bangsa di seantero dunia merayakannya dengan suka cita. Banyak hal yang biasa dilakukan oleh orang sekarang dalam memaknai datangnya tahun baru. Ada yang dengan niup terompet, jalan-jalan bareng ke tempat hiburan, kumpul keluarga, dan bahkan bagi sebagian orang, even tahun baru ini malah digunakan sebagai wahana untuk foya-foya, semisal mabuk-mabukan. Na’udzubillah. Tidaklah salah jika kita merayakannya, sah-sah saja dan mungkin itu sebagai tanda syukur kita. Namun paling tidak, cara kita dalam menghormatinya itu yang harus kita perhatikan. Pastinya harus dengan cara yang baik dan diperbolehkan oleh agama dan negara. Sebenarnya harus kita ingat dan kita tanamkan dalam dada ialah bahwa dengan bertambahnya tahun, maka bertambah pula usia, yang juga berarti semakin sedikitlahlah kontrak kita hidup di dunia ini. Semisal kita di takdirkan Alla...

Tentang Suro

Suro, banyak yang mengatakan "Bulan Angker" Bulan ini adalah bulan dimana orang biasa menebutnya “Suro”. Dalam agama islam, bulan yang merupakan bulan kawitan tahun hijriyyah ini dinamakan Muharram. Terlebih dahulu, penulis ingin menerangkan mengapa tahun dalam agama islam dinamakan hijriyyah. Nama hijriyyah diambil dari nama hijrah, yaitu hijrahnya nabi Muhammad SAW dari Mekkah Al Mukarromah menuju Madinatul Munawwaroh dengan tujuan ingin mencari perlindungan ke penduduk Yasrib (nama madinah dulu) karena penduduk mekkah saat itu sangat memusuhi nabi dan para pengikutnya. Yang pada akhirnya, semua kaum islam yang melakukan perjalanan hijrah dimanakan sahabat Muhajirin, sedang penduduk madinah dinamakan sahabat Anshor (orang yang menolong). Jadi, perjalanan nabi dalam berhijrah ini menjadi awal mula penanggalan tahun hijriyyah. Dalam islam sendiri, ada empat bulan yang di agungakan, termasuk suro (muharram). Dalam bulan ini disunahkan melakukan puasa, yaitu tanggal sembilan da...

Menghafal Is Easy

  Menghafal itu sebenarnya mudah kalau kita tau caranya     Mengubah sesuatu itu tak mudah, butuh perjuangan. Tak ada hasil tanpa usaha, tanpa proses. Manusia kan lebih suka memilih yang serba instant. Begitu juga dengan hafalan. Menurut pengalaman, hanya ada satu kata yang biasa saya rasakan, “buru-buru”. Sebenarnya, kalau kita mau bersabar tanpa ada rasa “kesusu” dalam dada, pasti apa yang kita hafalkan akan segera kelar (baca: dol). Ada sedikit trik dari kami, bagaimana cara hafalan yang oke, tapi tentunya ini hanya sekedar yang saya alami. 01. Yakinkanlah diri anda bahwa apa yang kita lakukan hanya karena Allah SWT, bukan yang lain. Karena dengan niat yang tulus ikhlas, hanya karena-Nya, pasti Dia (Allah SWT) lah yang akan membantu kita. 02. Buat jadwal kapan kita bisa menghafal dan mengulang (ngelalar). Tentunya yang sesuai dengan keadaan kita. 03. Setelah jadwal selesai, tanamkan dalam hati, bahwa kita akan melakukannya de...

Gudik, Penyakit Santri

Puskesmas merupakan salah satu tempat yang biasa dikunjungi oleh orang yang sedang sakit Tak seperti biasanya, tadi malam sema’an al qur’an yang biasa dilaksanakan setiap malam rabu berhenti di tengah jalan. Pasalnya dari piha pengurus keamanan mengadaan sosialisasi qonun-qonun yang langsung dibacakan oleh kabid. Keamanan dan ketertiban PP. Darussalam, agus mubasyir syafa’at, putra bungsu kh. Mukhtar syafa’at. Aku sendiri sempat terkejut. Sema’an al qur’an yang tadi malam dibaca oleh kang hardi tak bisa rampung sampai setengah juz, tapi hanya dua halaman. Awalnya, aku tak mengiuti sema’an itu, aku tidur di kantor MKD. Tapi setelah sema’an terhenti, ada pengumuman bahwa semua rekan santri harus berumpul di masjid arena ada acara sosialisasi tersebut. Mulai dari kewajiban, larangan yang ada di pondko pesantren darussalam tadi malam dibacakan. Ada sesuatu yang memuatku miris dibuatnya, yaitu di depan aku duduk ada seorang santri yang sepertinya masih baru terkena penyakit gudik. Dengan sa...

Kumpulan dan Nasi Goreng

Nasi goreng menjadi makanan favorit santri Blokagung,  apalagi makannya setelah kumpulan, ehm... mak nyus!! Tadi malam aku bersama teman-teman kru madding people, maddingnya santri Darussalam mengadakan acara kumpulan dan mayoran (makan-makan). Awalnya, ami sangat bingung dalam menentukan tempat mana yang akan kami gunakan untuk menggelar acara kumpulan tersebut. Rencana awal, kumpulan yang akan diadakan di depan kantor keamanan, tepatnya di gedung IPMA. Aku tak tahu pasti apa alasan degung itu dinamakan ipma, ya jelas ipma adalah suatu singkatan. Rencana mengadakan acara kumpulan di gedung ipma itu akhirnya kandas, disebabkan di gedung sedang ditempati orang untu tidur. Padahal, rencana kami, acara kumpulan di gedung IPMA dan makanannya beli di warung Bu Mar, sebuah warung nasi goreng di dekat pesantren Blokagung. Berhubung ada halangan tadi, kemi mencoba memindah acara di gedung induk. Tapi lagi-lagi ada kendala. kami disibukkan dengan masalah perizinan. kata seorang anggota k...

Keindahan Malam Darussalam

Inilah salah satu asrama di pesantren Darussalam Dini hari, aku bangun tidur jam 02.30 WIS. Jarang-jarang aku bangun tidur jam segitu. Hal ini karena tadi malam aku tidur mulai setelah maghrib, sekitar jam 06.45 WIS. Semangat tidur sangat menggebu-nggebu karena mulai hampir maghrib terjadi pemadaman (mati lampu). Jadi bisa di-katek-lah aku tidur. Bayangkan saja, mulai jam 06.45 sampai 02.30 WIS, ya sekitar 7 jamlahlah. Puas bener... Dari bangun tidur aku langsung ambil air wudlu’ tuk menunaian sholat isya’ dan sholat hajat. Ketika sholat, aku merasaan suatu yang aneh, suatu yang sepertinya sebelumnya belum pernah aku alami. Apalagi pas ketika habis sholat, di masjid Ar-Rodloh, masjid pondo pesantren darussalam blokagung terdengar lantunan bacaan al qur’an mbah mahasin yang sangat khas. Di tambah lagi, ada teman-teman santri yang sedang asyik ngobrol dengan di ntemani makanan ringan, enatah apa yang mereka makan, tapi sepertinya apa yang mereka perbincangan kelihatan sangat asyik. Terb...

Pratek Ngajar

  Mengajar ternyata membutuhkan suatu latihan Hari ini adalah hari keduaku di perpustakaan, walaupun sebenarnya sudah sejak beberapa hari yang lalu aku sudah melaksanakan tugas baruku ini, hanya saja menurutku, lebih baik aku hitung permulaankku ini kemarin (sabtu, 01 januari 2011), itung-itung pas tahun baru, jadi lebih enak hitungnya. Tak seperti biasanya, hari ini aku datang terlambat. Hal ini disebabkan karena sebelum berangkat, aku ngobrol-ngobrol dulu dengan temanku yang baru saja datang. Namanya faiz. Menurutku dia anak yang kreatif. Dia bakat dalam hal desain grafis. Terbukti, desainnya yang diikutkan dalam lomba pembuatan koran dalam ajang pekan kreatifitas pelajar yang diadakan oleh radar Banyuwangi (jawa pos group) . Dia datang sekitar pukul 07.30, waktu itu sudah selayaknya perpus buka. Perbincanganku dengan faiz kali ini lebih menarik, karena dia membawa seguidang pengalaman dari jogja, karena memang sejak beberapa hari yang lalu (tanggal 26 desember 2010) dia pergi...

Tugas Baruku

"Komputer", satu hal yang tak bisa dipisahkan dari seorang yang sedang menjaga perpustakaan Hari ini tahun baru masehi 2011. dimana semua orang banyak yang merayakannya. Ada yang pergi ke pantai, ke tempat wisata, dan ada pula mengadakan acara keluarga. Namun hal itu tidak berlaku buat aku. Di tahun baru ini aku mempunyai tugas baru sebagai penjaga perpustakaan, atau yang lebih eren istilahnya “pustakawan”. Sebenarnya sudah beberapa hari yang lalu aku sudah melaksanakan tugas ini, hanya saja baru hari ini aku menuliskan tugas pertama aku ini. Aku sangat menyukai tugas aku ini. Karena tugas ini memang sudah menjadi idaman aku saat pertama kali aku di pesantren. Walaupun tugas baruku ini masih berjalan beberapa hari, namun aku bisa memprediksi kalau seperti inilah tugas keseharianku di kemudian hari. Menata buku, melayani peminjaman atau pengembalian buku jika ada anggota yang pinjam/mengembalian. Menurutku, tugas baruku ini sangat mudah dan gampang dilakukan, hanya duduk di ku...

Ngecor Asrama

Suasana ngecor yang penuh dengan kurasan tenaga Tadi malam, asrama al mujahidin mengadakan pengecoran terakhir. Aku sendiri tidak mengikuti kegiatan itu sejak awal. Pasalnya, aku dari sejak menjelang sholat isya’ aku sudah tak senggup lagi untuk tidak memejamkan kedua mataku. Hal ini karena aku sejak pagi hingga saat itu (menjelang isya’) hanya tidur kira-kira 15 menit, itu saja pas waktu sang khotib berkhotbah di mimbar sholat jum’at. Berbagai aktifitas aku kerjakan sebelum sholat jum’at. Mulai dari ngetik diari di perpustakaan, cuci-cuci perkakas dapur, nonton lomba dalam rangka milad pondok pesantren Darussalam yang ke 60, dan lain-lain. Dan Dan setelah jum’at, aku bersama hardi, temanku yang berasal dari kota madura pulang ke rumahku untuk mengambil gula wa akhowatuhu untuk persiapan ngecor . Rencana awal, aku akan pulang sore ini karena acara ngecornya (awalnya) akan dijadwalkan malam ini. Aku tiba di rumah jam setengah tiga sore. Tapi saat itu, aku tak bertemu ibuku langsung, ka...