Tak seperti biasanya, hari ini aku datang terlambat. Hal ini disebabkan karena sebelum berangkat, aku ngobrol-ngobrol dulu dengan temanku yang baru saja datang. Namanya faiz. Menurutku dia anak yang kreatif. Dia bakat dalam hal desain grafis. Terbukti, desainnya yang diikutkan dalam lomba pembuatan koran dalam ajang pekan kreatifitas pelajar yang diadakan oleh radar Banyuwangi (jawa pos group) . Dia datang sekitar pukul 07.30, waktu itu sudah selayaknya perpus buka. Perbincanganku dengan faiz kali ini lebih menarik, karena dia membawa seguidang pengalaman dari jogja, karena memang sejak beberapa hari yang lalu (tanggal 26 desember 2010) dia pergi ke jogja untuk mengiuti LSDP (liburan sastra di pedesaan), sebuah acara sastra yang adaan dua tahun sekali. Dia (faiz) bersama sembilan temannya menjadi delegasi pesantren untuk mengikuti kegiatan tersebut. Kesemua teman faiz itu merupakan anggota tim media kepenulisan Darussalam (MKD). Faiz menceritaan hal-hal berkesan yang dia alami saat di jogja.
Dari pada hari-hari kemarin, hari ini adalah hal yang agak melelahkan bagiku. Karena setelah sampai di perpus, aku langsung belajar untuk persiapan dirikuk prate mengajar nanti sore. Ketepatan, aku mendapatkan pelajaran nahwu. Menurutku, pelajaran nahwu lebih mudah dari pada fiqih. Apalagi, apa yang aku pelajari ini bukan untuk diriku sendiri, melainkan untuk ditularkan kepada teman-teman tingat wustho. Setelah hampir satu jam aku belajar, lantas aku minta tanda tangan pembimbing praktekku, beliau namanya pak Afandi Mukrom, S.Pd.I. Karena percuma aku belajar ngoyo-ngoyo kalau aku tak diizinkan masuk kelas tempatku pratek lantaran lembaran RPPku tak dibubuhi tanda tangan pembimbing. Hal ini diarenakan, setiap praktikan harus terlebih dahulu mendapat tanda tangan pembimbing sebelum masuk trempat praktek. Ini adalah keputusan madrasah tempatku belajar. Madrasah itu bernama madrasah al amiriyyah, satu madrasah yang berada di bawah naungan pondok pesantren Darussalam Blokagung Banyuwangi.
Inilah kesibukanku hari ini. Hal yang sangat aku prioritaskan tiga hari ini adalah “ngajar”, ya “ngajar”. Walaupun ini latihan ngajar, bukan ngajar beneran, tapi tak apalah, banyak pengalaman yang aku dapatkan dari kegiatan ini. (02/01/11)

Komentar
Posting Komentar