Langsung ke konten utama

Untuk “Om”ku: “I Love You Om.....”

Ah…aku bingung nih, mau curhat nggak tau harus ama siapa. Mau ngadu, juga aku yakin nggak satupun teman yang mau ngedengerin celotehanku. Karena sebagaimana yang telah tersaselenggara di pesantrenku hari ini, semua santri (orang yang belajar di pesantren) lagi sibuk
ngikutin pengajian walapun ada juga yang malah jalan-jalan karena memang di pesantren lagi banyak sekali tamu, jadi santri ya... .agak nggak terusrus. Ada juga yang lagi nungguin orang tuanya datang di pesantren.

Back to my problem, aku bingung nih, siapa ya yang mau ngedengerin celotehanku?? Aku yakin hanya kau om, oh ya... om kom, nama panggilan untuk om komputer, hehe. Mungkin hanya ama kamu om, aku bisa curhat and ngeluarin apa yan jadi unek-unekku saat ini.
Om,....aku saat ini lagi eneg om....lagi agak emosi gitu deh...ya, hanya dengan bait-bait kata ini aku bisa ngungkapin apa yng aku alami. Sampean bisa paham kan om....???
Om, aku agak marah hari ini om, entah kenapa ya, nggak tau alasananya apa. Hasi ini aku cuaaaaaapeeeeeek......banget om, tadi pagi baru aja tiba dari blogshop yang diadakan kompasiana kerja sama dengan telkomsel. Wah.....uuuuuaaaaaaaasik puuuuooolllll........
Walaupun hari-hari ini aku udah nggak punya kegaiatan di pesantren, ya...karena memang saat ini di pesantren kan lagi libur, aku malah ngerasa nggak punya waktu sama sekali nih......kenapa ya om.....kok gitu??.
Udah dulu ya om curhatku malam ini, suara drum udah bunyi nih om, itu-tu bentar ada acara hiburan. Ya... seperti ni om, kebiasan di pesantrenku, pesantren blokagung, salah satu pesantren yang berada di kabupaten Banyuwangi bagian selatan, kalo ada acara pasti malamnya hiburan, itu kayaknya udah mesti. Ni, hari ini ada acara haul pendiri dan pengasuh petama pesantren yang memiliki profilnya bisa di lihat di website www.blokagung.net. Nggak tanggung-tanggung om, acara pagi tadi dihadiri oleh menteri pengembangan daerah tertinggal republik indonesia (PDT RI)-sory, aku lupa namanya siapa-, salah satu anggora DPR RI, dan juga bupati Banyuwangi, bapak Anas. Udah ya om, you are my best...... my best apa ya....?? aku nggak tau bahasa inggrisnya apa, yang paling aku tau tu “I Love You”, kalo itu sih aku tau artinya om....hehe.
*Catatan ringan buat ngungkapin apa yang aku alami hari ini: marah, kesel, capek, dll.
(Blokagung, kala lagu band wali dari pentas utama acara tadi pagi mulai terdengar sampai ke telingaku. Malam senin, 19 Juni 2011)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Makalah Mengenal Kitab Tafsir

Nazhm al-Durar al-Biqa'i KATA PENGANTAR Kepala sama berambut, kecerdasan beda. Mungkin kata itu yang tepat untuk menggambarkan bahwa isi kepala setiap orang pasti berbeda, meski antar satu dengan yang lainnya memiliki ilmu yang sama atau belajar di tempat yang sama. Hal itu juga berlaku dalam dunia penafsiran. Dan karena juga didukung oleh kecenderungan yang berbeda pula, akhirnya, perbedaan dalam penafsiran adalah hal yang wajar. Dalam makalah ini, dibahas tentang bagaimana tafsir Nazhm al-Durar karya al-Biqa’i. Semoga bisa memberikan gambara—meski sangat singkat dan terbatas—kepada para pembaca. Semoga. Jakarta, 21 Desember 2017    Penulis PEMBAHASAN Biografi Penulis Nama lengkap al-Biqa’i adalah Ibrahim bin Umar bin Hasan al-Ribath bin Ali bin Abi Bakar Abu Hasan Burhanuddin al-Biqa’I asy-Syafi’i. [1] Adil Nuwaihid menyebut nama lengkap al-Biqa’i hanya dengan Ibrahim bin Umar. [2] Lahir pada tahun 809 H. di desa al-Biqa’i, Syiria. Kemudian ia tinggal dan menetap di Damask...

Malam yang Sunyi

Malam ini tak seperti biasanya, gelap gulita karena ada gangguan aliran listrik. Keadaan begitu sepi dan sunyi, seperti sebuah gua yang tak berpenghuni. Terdengar suara teriakan teman teman karena memang ini merupakan malam discount . Bisa jadi suara sorak gembira, namun ada juga yang tak bersuara apapun, karena mungkin mereka telah keburu terlelap tidur. Namun saya yakin, bagi sebagian teman ada yang merasa kecewa, karena tak bisa melaksanakan kegiatan seperti biasa.  Tak terasa pada malam ini juga, seseorang yang telah sekitar satu setengah tahun saya kenal telah memasuki usianya yang ke delapanbelas, seseorang yang begitu berarti bagiku. Walaupun usia bertambah, tapi sebenarnya malah berkurang, karena kontrak seseorang di dunia semakin lama semakin berkurang. Sepertinya, tak bisa ku teruskan tulisan saya ini, karena baterai netbook yang saya pakai sudah hamper habis. Wassalam………. Blokagung, 21 juli 2010

Pendidikan: Banyak Jalan Menuju Faham

Banyak jalan menuju roma. Banyak pula jalan menuju faham. Beberapa hari yang lalu. Saya ke Banyuwangi. Menjenguk ayah yang sedang sakit. Dalam kesempatan itu, saya juga menyempatkan diri berkunjung ke pondok pesantren Darussalam Blokagung. Sekedar bertemu dengan teman2 yang masih disana. Melepas rindu. Tukar pengalaman. Di sana, saya bertemu sahabat saya, Tiar. Saat ini dia menjadi abdi dalem di salah satu pengasuh pesantren Darussalam. Dia bercerita bahwa tahun lalu dia menerapkan model pembelajaran nahwu yang unik. Kreatif. Inofatif. Dan tentunya praktis. Kebetulan tahun lalu, ia mengajar pelajaran nahwu. Nahwu adalah grammar-nya bahasa arab. Satu ilmu yang mempelajari tentang tata bahasa arab. Teman saya itu, di kelasnya, membuat metode pengajaran nahwu yang sedikit berbeda dengan konsep dan sistematika yang ada di kitab-kitab salaf (kutubut turots). ''Pembagian i'rab yang begitu banyaknya itu saya bagi menjadi 10 bagian'' katanya. Dalam pel...